Cerita 18+ Perempuan Polos Di Ajari Untuk Esek Esek

 Cerita 18+ - Cerita ini bermula ketika Rozak yang sudah menjomblo selama 1 tahun iseng-iseng membuka FB dan Dia melihat postingan foto dari cewek jilbab yang lumayan semok dengan wajah putih yang menggoda batinnya. Dia mencoba berkenalan dan meminta kontak cewek tersebut.

Singkat cerita setelah berkenalan mereka akhirnya deket dan sudah mulai tumbuh benih-benih cinta diantara mereka. Setelah mereka bertemu saat Rozak cuti kerja mereka semakin yakin satu sama lain. Akhirnya setelah 1 tahun kerja Rozak memutuskan untuk berhenti bekerja dan mulai Kuliah di Kota jakarta.

dahlia yang sudah lulus SMK pun akhirnya memutuskan untuk bekerja di Sebuah Klinik Apotek di kota asalnya, mereka menjalani hubungan LDR dengan baik-baik saja sampai ada beberapa kejadian yang menguji cinta mereka. Karena klinik tempat dahlia bekerja mengharuskan untuk tinggal di mess yang ada dibelakang klinik. Sementara Rozak yang baru masuk kuliah masih sibuk dengan acara ospelmab sehingga selama seminggu tidak menghubungi dahlia.

dahlia yang memiliki postur tubuh menggoda ternyata menarik perhatian dari Pak Ruslan, Apoteker yang bekerja di klinik tersebut, Pak Ruslan yang berusia 45 tahun memiliki perut buncit dan badan besar. Pak Ruslan merupakan Apoteker yang dipercaya memegang kunci Klinik dan Apotek. Pak Ruslan juga tinggal di mess tersebut dan kamarnya bersebelahan dengan kamar dahlia.

Suatu pagi dahlia baru selesai mandi dan mencuci baju, dia menjemur baju dihalaman belakang .

Pak Ruslan : Dek dahlia sedang apa?

(dahlia kaget karna tiba-tiba Pak Ruslan sudah ada dibelakangnya.)

dahlia : Eh pak Ruslan bikin kaget aja.., Ini pak lagi jemur pakaian.

Pak Ruslan : rajin banget dek dahlia ini pagi-pagi gini

dahlia : iya pak kan jam 7 klinik sudah buka.

Pak Ruslan : bapak jadi suka sama dek dahlia kalau gini

(dahlia sedikit kaget dan heran dengan pernyataan pak ruslan, tapi dia berusaha bersikap biasa)

dahlia : ah bapak bisa aja, biasa aja kok pak.

Pak Ruslan : yaudah dek dahlia kita sarapan dulu

(saat pak Ruslan berpaling tanganya sedikit meremas bokong dahlia yang semok sehingga membuat dahlia sedikit kaget)

Setelah kejadian pagi itu dahlia merasa pak ruslan sedikit aneh, apalagi pak ruslan sering memberikan perhatian lebih kepadanya dibanding karyawan lain.

Sampai akhirnya dihari minggu adalah hari libur klinik, semua karyawan memutuskan pulang kerumah tetapi dahlia mendapat tugas khusus dari pak Ruslan untuk mengecek stok obat, sehingga dia tidak bias pulang kerumah hari itu.

Akhirnya dahlia dan pak Ruslan ke gudang untuk mengecek stok obat yang ada, disini pak Ruslan mulai berfikiran kotor karna hanya berdua dengan gadis jilbab yang semok di gudang klinik, bebapa kali pak Ruslan mengambil kesempatan untuk menyenggol dan meremas bokong dahlia yang semok,, hal ini membuat dahlia sedikit tidak nyaman.

dahlia : aduh pak jangan nyenggol-nyenggol donk .

Pak Ruslan : Maaf dek habisnya sempit ruanganya.

(suara gemuruh tiba-tiba terdengar menandakan diluar sedang hujan)

dahlia : yah hujan jemuranku basah donk. saya angkat jemuran dulu pak .

Saat dahlia ingin keluar tiba-tiba dia tersandung dan jatuh dipelukan pak ruslan. posisi dahlia berada diatas tubuh pak ruslan, tiba-tiba dahlia merasakan tangan pak ruslan sudah meremas toket kirinya yang sekel dan besar itu,

dahlia : aduuh pak jangan diremas donk,

Pak Ruslan : maaf dek gk sengaja bapak remasnya

Wajah mereka begitu dekat, wajah pak Ruslan semakin mendekat membuat dahlia bingung harus melakukan apa, bibir mereka semakin dekat

(kring kring kring tiba-tiba suara telpon mengagetkan mereka) .. dahlia segera bangkit dan pergi untuk mengangkat telepon itu… meninggalkan pak Ruslan yang sudah diselimuti nafsu karna kejadian tadi.

Beberapa hari sejak kejadian digudang itu Pak Ruslan semakin bernafsu untuk mendapatkan tubuh gadis berjilbab yang sexy itu. Dia bahkan beberapa kali menunjukan perhatian lebih dengan cara membelikan makanan maupun barang kesukaan dahlia seperti boneka dan cokelat.

dahlia pun menyadari bahwa tingkah pak Ruslan kepadanya berbeda dengan kepada karyawan lain, itu membuatnya sedikit tak nyaman. Namun dia tidak berani untuk menceritakan hal tersebut ke pacarnya karena dia takut Rozak akan marah dan menyuruhnya untuk berhenti bekerja.

Suatu hari dahlia harus kerja lembur sampai malam hanya bersama Pak Ruslan karena temanya sedang sakit dan harus pulang kerumah. Semakin malam cuaca semakin dingin ditambah dengan hujan yang sedari sore tidak berhenti membuat pengunjung klinik dan apotek menjadi sepi. Pak Ruslan pun mendekati dahlia dan membuka obrolan ringan.

Pak Ruslan : Dek dahlia kenapa kok sekarang lebih pendiam dari biasanya?

dahlia : Tidak apa-apa pak.

Pak Ruslan : cerita aja dek kalau ada masalah,, atau karna kejadian digudang minggu kemarin?

Deg dalam hati dahlia kaget, ternyata pak Ruslan juga masih mengingat kejadian itu.

dahlia : ii iya pak, saya gak mau bapak berbuat seperti itu lagi.

Pak Ruslan : Maaf dek kan waktu itu bapak gak sengaja, lagian dek dahlia yang jalan kurang hati-hati jadi jatuh

dahlia : iya pak itu juga salah saya, saya mohon jangan diingat-ingat lagi pak.

DAAAAARRRR ( tiba-tiba suara petir terdengar kencang dan tiba-tiba lampu mati, ternyata listrik padam dan semua menjadi gelap )

Hari yang sudah malam dan listrik padam serta hujan yang masih deras membuat suasana gelap dan semakin dingin,, saat dahlia mencari senter dan HPnya tiba-tiba dia merasakan ada yang memeluknya dari belakang. dan benar saja itu Pak Ruslan yang sudah bernafsu kepadanya.

dahlia : ahhh pak jangan paak, saya gak mau pakk, jangan peluk saya begini,.

Pak Ruslan : sudah nikmati saja dek ,, udara yang dingin begini lebih enak kalau pelukan biar hangat.

dahlia : jangan pak , ini salah pak, nanti kalau istri bapak tau gimana?

Pak Ruslan : dek dahlia belum tau ya kalau bapak ini sudah menduda selama 3 tahun, makanya bapak tinggal di mess klinik.

dahlia pun berusaha berontak dari pelukan pak Ruslan, dia berusaha melepaskan tangan pak Ruslan tapi tenaga pak Ruslan lebih besar darinya, pak Ruslan menarik tubuh dahlia kedalam kamar periksa yang ada di klinik tersebut dan merebahkan tubuhnya.. Pak Ruslan yang sudah bernafsu kemudian menindih tubuh dahlia .

dahlia : ahh pak jangan begini pak saya gak mau pak.

Pak Ruslan : gakpapa dek dahlia, kalau kamu hamil bapak akan bertanggung jawab dan menikahi kamu..

Mendengar ucapan pak Ruslan itu dahlia menangis dan kembali berontak, dia tak mau melepaskan mahkotanya untuk bandot tua seperti pak Ruslan, dia bahkan belum pernah disentuh oleh pacarnya.

dahlia : saya gk mau pak,, saya masih perawan ,,, apa kata orang tua saya nanti..

Pak Ruslan : saya gak mau tau hal itu dek dahlia,, pokoknya malam ini kamu harus melayaniku..

Pak Ruslan kemudian meremas kedua toket dahlia yang berukuran 34D itu dari luar kemejanya,, pak Ruslan pun menciumi pipi dahlia dan berusaha mencari bibirnya, namun dahlia yang berontak membuat pak Ruslan kesulitan mencium bibirnya.. tangan pak Ruslan yang sudah puas meremas toket dahlia dari luar kemeja kemudian melepaskan kancing baju dahlia satu persatu.

Setelah kemejanya terbuka kemudian tangan pak Ruslan mencari kaitan bra dahlia untuk melepaskanya, kini dahlia sudah topless, namun karna gelap pak Ruslan tidak dapat melihat bentuk gunung kembar montok milik dahlia, walau begitu pak Ruslan bisa menjilati pentil dahlia yang sudah mulai mengeras selain karna dingin tubuhnya sudah mulai terangsang oleh permainan pak Ruslan.

Pak Ruslan pun melepaskan semua pakaianya. dahlia yang masih menangis dan berdo’a agar mahkotanya tidak terenggut hanya bisa sedikit berontak karna kalah tenaga, pak Ruslan kemudian memegang tangan dahlia dan diarahkan ke kontolnya yang sudah mengeras.

Pak Ruslan : ayo dikocok sayang,, tangan kamu halus sekali..

dahlia : saya gak bisa pak, saya gak pernah begini,,,,

Kemudian pak Ruslan menuntun tangan dahlia maju mundur mengocok kontolnya yang cukup panjang , mungkin sekitar 14 cm.

Setelah 10 menit kontolnya dikocok oleh dahlia pak Ruslan semakin bernafsu,, dia berusaha melepaskan celana dan CD yang dikenakan dahlia,, akhirnya pak Ruslan berhasil melepaskan pakaian dahlia dan hanya tersisa jilbabnya,,, dahlia pun berusaha lari setelah pak Ruslan melepaskan celanaya, namun saat hendak berlari tangan pak Ruslan dengan sigap menangkapnya, sehingga usaha dahlia untuk kabur menjadi sia-sia..

Pak Ruslan kembali merebahkan dahlia diatas ranjang pasien,, dahlia berusaha menutup kedua kakinya agar pak Ruslan tidak bisa memasukkan kontolnya kedalam memeknya yang masih perawan.. namun tenaga pak Ruslan yang besar membuatnya kuwalahan, 10 menit kemudian pak Ruslan berhasil membuka kakinya dan menempelkan kepala kontolnya didepan bibir memek dahlia yang mulus dan ditumbuhi bulu-bulu tipis disekitarnya..

dahlia : jangan paak,, saya gak mauu, saya mohon pak (sambil menangis dahlia memohon kepada pak Ruslan untuk membatalkan aksinya)

Pak Ruslan : tenang aja sayang,, sakitnya cuma sebentar kok,, nanti kamu pasti ketagihan…

Pak Ruslan menggesekkan kepala kontolnya kebibir memek dahlia dan Dahlia pun merasakan sensasi yang belum pernah dia rasakan,, dia tak bisa memungkiri rasa nikmat itu, namun dia juga sadar kalau hal itu salah.. dia menangis dan sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi kepadanya.

Posting Komentar

0 Komentar